Karier Lampard Terancam Jika…
Frank Lampard (FOTO: Sky Sports)

Karier Lampard Terancam Jika…

37 kali dilihat

BOLAMEDIA – Mantan Pemain Chelsea Chris Sutton menilai karier Frank Lampard akan terancam jika ia tidak berhasil finis di dekat puncak klasemen. Pasalnya, pemilik The Blues, Roman Abramovich, diperkirakan tidak akan menoleransi kinerja yang tidak maksimal di Premier League musim 2019/2020.

Sejak miliarder Rusia Roman Abramovich membeli klub pada 2003, Chelsea telah memenangkan lima gelar Liga Premier dan hanya finis di luar enam besar sekali. Di eranya, Jose Mourinho dipecat saat menukangi Chelsea. The Blues memiliki 10 manajer permanen yang berbeda, termasuk dua mantra terpisah oleh Mourinho, di era Abramovich.

“Ini adalah musim pertama (Frank Lampard) di bawah Abramovich. Bahwa saya tidak berpikir siapa pun memberi mereka (Chelsea) kesempatan untuk memenangkan gelar,” kata Sutton, seperti dikutip dari BBC, Selasa (13/8/2019).

“Yang jelas Lampard perlu waktu tetapi ini adalah pemilik yang belum memberikan waktu kepada manajernya. Jika Chelsea finis di urutan kedelapan atau kesembilan atau ke-10, Lampard tidak akan ada di sana (tetap sebagai manajer Chelsea) pada musim depan,” ucap Sutton.

Baca Juga:  Andy Cole Dukung MU Permanenkan Solskjaer

Pemain internasional Inggris Ruben Loftus-Cheek dan Callum Hudson-Odoi saat ini sedang dalam pemulihan dari cedera Achilles. Sedangkan pemain bertahan Antonio Rudiger dan Reece James serta pemain sayap Willian absen ketika melawan MU. Sementara gelandang N’Golo Kante masih harus kembali ke kebugaran penuh.

“Ini pertandingan pertama dan kami tahu Lampard terhambat,” kata mantan striker Arsenal Ian Wright.

Baca Juga:  Virgil van Dijk Kembali dari Cedera

“Dia tahu ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi begitu kamu mendapatkan Rudiger kembali, dia akan memberi mereka beberapa baja. Kante akan menstabilkan mereka dan James akan membuat perbedaan,” ucap Wright.

Wright menambahkan masalah terbesar Chelsea adalah mencetak gol yang cukup untuk tetap di dekat puncak klasemen. “Tammy Abraham sangat sial dalam membentur tiang gawang (saat kontra MU). Itu adalah pemogokan yang hebat dan pertandingan mengubah tujuan. Jika Chelsea mencetak gol lebih awal, itu mungkin berbeda,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini
Sembunyikan menu